HAL–SEL: SARUMANESW.COM – Pemerintah Desa Tobaru, Kecamatan Gane Timur, mulai melaksanakan program penanganan bencana alam dan rehabilitasi infrastruktur pada awal 2025.
Menggunakan Dana Desa Tahap I, kegiatan difokuskan pada perbaikan badan jalan, jembatan, serta penataan lingkungan pascabencana.
Kepala Desa Tobaru, Destri Stevian Dumeda, menyebutkan rehabilitasi ini sebagai program prioritas untuk mendukung aktivitas masyarakat.
“Infrastruktur yang baik akan memudahkan mobilitas warga sekaligus mendorong perputaran ekonomi desa,” ujarnya.
Menurutnya, kerusakan jalan dan jembatan selama ini menghambat akses pertanian dan distribusi kebutuhan pokok.
Karena itu, pemerintah desa berupaya menciptakan akses yang lebih aman dan efisien, sembari melibatkan warga dalam kerja bakti untuk menumbuhkan kepedulian bersama.
Dumeda menegaskan visinya untuk menghadirkan Desa Tobaru yang tangguh, maju, dan berdaya saing, dengan infrastruktur sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi baru.
Program ini diharapkan tidak hanya memulihkan kerusakan pascabencana, tetapi juga membuka peluang peningkatan produktivitas masyarakat di sektor pertanian, perdagangan, dan UMKM.(Hs)