HAL-SEL:SARUMANEWS.COM – Momentum Ramadhan kembali menjadi sarana penting bagi praktik solidaritas sosial di Kabupaten Halmahera Selatan. Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, menyalurkan paket zakat fitrah dan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu dalam kegiatan yang berlangsung di Masjid Raya Al-Khairat Labuha.
Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Asisten II dan Asisten III Setda Halsel, Ketua BAZNAS Halmahera Selatan, para komisioner BAZNAS, serta masyarakat penerima manfaat. Bantuan yang disalurkan berupa beras zakat fitrah dan paket sembako yang ditujukan khusus bagi warga ekonomi rentan.
Menurut Ketua BAZNAS Halmahera Selatan, Mahmud Ratuelu, penyaluran zakat dan bantuan sembako merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap Ramadhan. “Zakat bukan hanya kewajiban ibadah individu, tetapi juga mekanisme strategis dalam distribusi keadilan sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Mahmud menambahkan bahwa sejak kepengurusan BAZNAS Halsel dilantik hingga menjelang Ramadhan tahun ini, lembaga tersebut telah menyalurkan bantuan kepada sekitar 1.067 mustahik melalui berbagai program sosial, termasuk bantuan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan dasar masyarakat.
Pada tahun ini, BAZNAS dan Pemerintah Daerah menyalurkan sekitar 500 karung beras zakat fitrah dengan ukuran 5 kilogram, setara dengan 2,5 ton beras. Bantuan ini merupakan bagian dari program Paket Lebaran Beras Zakat Fitrah, yang dilengkapi juga dengan kebutuhan bahan dapur. Meski nilainya relatif sederhana, paket bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri, terutama bagi kelompok yang secara ekonomi masih rentan.
Dalam sambutannya, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba menekankan bahwa Ramadhan merupakan momentum untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, selain meningkatkan kualitas ibadah. Ia menekankan pentingnya zakat sebagai kewajiban umat Islam yang juga memiliki nilai sosial, di mana setiap harta yang dimiliki mengandung hak orang lain yang harus disalurkan.
“Keberadaan BAZNAS memiliki peran strategis dalam menghimpun dan menyalurkan zakat secara terorganisir dan tepat sasaran. Kinerja BAZNAS Halmahera Selatan telah nyata melalui berbagai program sosial, mulai dari bantuan rumah tidak layak huni, biaya pengobatan di Ternate, Manado, dan Makassar, bantuan pendidikan, hingga modal usaha bagi masyarakat kecil,” kata Bassam.
Bupati juga mendorong agar pengelolaan zakat di Halmahera Selatan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi terus berkembang menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sinergi antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS diharapkan mampu memaksimalkan potensi zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di akhir acara, Bupati mengajak seluruh umat Islam di Halmahera Selatan untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS. Partisipasi aktif masyarakat diyakini dapat menjadikan zakat tidak hanya sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan.














