Example 120x600
Example 120x600
Sosial

Kuat Dugaan Pejabat KUA Kayoa Selatan Tampar Ibu Sulastri Saat Melakukan Demo

×

Kuat Dugaan Pejabat KUA Kayoa Selatan Tampar Ibu Sulastri Saat Melakukan Demo

Sebarkan artikel ini

HAL-SEL: SARUMANEWS.COM – Salah satu ASN Pejabat publik kepala kantor urusan agama Kayoa Selatan Said Muhamad bersikap arogan melakukan pemukulan terhadap Salah satu ibu rumah tangga warga desa tawabi, saat warga unjuk rasa di sekolah Madrasa iptidayah swasta (Mis) Desa Tawabi. Kec. Kayoa. Kab. Halmahera Selatan Prov. Maluku Utara yang terjadi pada beberap waktu lalu Jumat (24/12/21).

Hingga kasus ini pihak korban dan keluarga melaporkan Pejabat KUA Kayoa Selatan Said Muhamad kepada pihak kepolisan Polsek Kayoa, dan meminta agar permasalahan ini dapat di tindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku Berdasarkan UU KUHP pasal 351.tentang penganiayaan.

Pasalnya Said Muhamad kepala kantor urusan agama ini, menujukan tindakan pemukulan di depan atasanya kemenag halsel, hingga Warga desa tawabi menilai dan sangat di sesali atas sikapnya, semestinya seorang pejabat kantor urusan agama layaknya memberikan contoh sikap dan ahlak  yang baik kepada warga. Bukan menujukan sikap preman di depan atasanya maupun kepada publik.

Korban ibu Sulasri Marsaoli menjelaskan saat di wawancarai awak media Sarumanews.com di polsek kayoa saat mengajukan laporan pada senin (28/12/21), Iya sempat menyampaikan bahwa

” iya memang betul saya di hadang dengan pukulan yang cukup kuat, yang di lakukan oleh pejabat kantor urusan agama kayoa selatan, di bagian bawa telinga sebelah kanan, hinga telinga saya mengalami ganguan pendengaran, bahkan saya pun tidak bisa mengunya makanan saat saya makan. Padahal awalnya saya hanya sohk melihat ayah saya yang sudah tu di dorong hingga jatuh, dan kemudian saya mendekati Said muhamad untuk memarahinya, namun said muhamad langsung memukul saya dengan cukup kuat. jadi yang mendorong ayah saya dan melakukan pemukulan adalah pejabat kantor urusan agama kayoa selatan, Said muhamad itu sendiri pelakunya”. Ujarnya dengan kesal.

Akibat perbuatan Pejabat Kepala Kantor Urusan Agama yang tidak terpuji ini, maka pihak korban dan sejumlah warga Desa Tawabi Kec. Kayoa, meminta agar kepala kantor urusan agama kayoa selatan Said Muhamad dapat diproses sesuai hukum yang berlaku, dan meminta kepada Kepala Kantor Kemenag Kab. Halmahera Seltan serta Kepala Kakanwil Prov. Maluku Utara, agar dapat di berikan sangsi pencopotan Kepala urusan Agama kayoa selatan dari jabatannya.

Sarumanews.com  ketika mewawancarai  Said Muhamad pada senin (28/12/21). Tetkait adanya kejadian pemukulan tersebut.

“iya betul kalu soal saya mendorong ayah dari korban sulastri marsaoli hingga jatuh, saat itu saya bertujuan untuk mengamankan salah satu warga yang di kroyok massa aksi, namun sayapun dapat di pukul oleh warga (massa aksi), saat itu juga saya sempat balik dan melihat ibu sulastri sempat memukul kepala saya dan kemudian saya langsung menamparnya. Pungkasnya (Jsg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *