Example 120x600
Example 120x600
Sosial

Pengayuh Becak Di Sula Sarjanakan Dua Putrinya

×

Pengayuh Becak Di Sula Sarjanakan Dua Putrinya

Sebarkan artikel ini

SARUMANEWS.COM; Kepsul- Seorang pengayuh becak, Sahdun Kailul yang biasa di sapa Tena Dun biasanya mangkal di depan toko Bina Karya, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, kabupaten Kepulauan Sula. Sahdun yang merupakan warga Desa Waihama, Kecamatan Sanana hingga saat ini masih bertahan menjadi seorang pengayuh becak yang yetlah ia tekuni selama 15 tahun. Dia memiliki istri dan 4 orang anak, 3 diantaranya perempuan dan 1 orang laki – laki

Pukul 6.00 WIT setelah sarapan, ia suda mulai keluar mengais rejeki hingga Pukul 18.00 WIT dirinya kembali ke rumah. Dalam sehari uang yang didapat Rp 75 ribu -Rp 100 ribu

” Satu penumpang Rp 10 ribu, kalau angkut barang – barang Rp 20 ribu, itu pun kalau ada penumpang,” kata Sahdun, kepada Sarumanews, com Rabu (18/8/2021)

Ayah empat orang anak ini mengaku, dibandingkan dulu dengan sekarang lebih baik dulu. Dia bilang, meskipun saat Indonesia sudah merdeka 76 tahun tapi dirinya merasa belum merdeka. Ia beralasan, meskipun negaranya sudah merdeka namun warga masyarakatnya makin hari makin terpuruk dalam kondisi ekonomi

” Lebih baik dulu tahun 2010. Dulu kan ojek berkurang maka sehari bisa didapat hingga Rp 500 ribu, tapi sekarang dalam sehari Rp 100 ribu pun susah didapat. Semakin hari semakin susah apakah ini yang disebut merdeka,” ungkapnya

Meski begitu ia tetap bersukur dan tetap mempertahankan pekerjaannya sebagai pengayuh becak

Dia berujar, banyak temannya yang sudah beralih profesi sebagai tukang ojek akibat kurangnya penumpang. Namun dirinya tetap selalu setia dengan pekerjaannya sebagai pengayuh becak

“Sekitar 10 becak yang ada di Sanana ini, tapi karena kurangnya penumpang maka mereka lebih memilih beralih ke tukang ojek,” tuturnya

meskipun sebagai pengayuh becak, ia dapat menyekolahkan 3 anaknya hingga tingkat perguruan tinggi bahkan hingga wisuda

” Dua orang sudah wisudah di STAI Babusalam Sula, 1 orang sudah semester 5 sementara yang laki – mengikuti tes TNI,” tandasnya (jr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *