Example 120x600
Example 120x600
Sosial

Polemik Anggaran Pasar SCBD, Bahrain: Usman Jangan Hanya Bergurau

×

Polemik Anggaran Pasar SCBD, Bahrain: Usman Jangan Hanya Bergurau

Sebarkan artikel ini

SARUMANEWS.COM:Halsel-Terkait Polemik Anggaran Pembangunan pasar “Saruma Central Bisnis Distrik” (SCBD) dan Mall Town Square, yang di bangun oleh Mantan Bupati Halsel, Bahrain Kasuba, masih menjadi tanda tanya, antara DPRD dan Pemda Halsel. Padahal pembangunan pasar SCBD dan Mall Town Square, merupakan pusat perbelanjaan masyarakat Halsel, yang dapat menghidupkan ekonomi masyarakat menengah kebawah.

Melalui sambungan telepon, Mantan Bupati Halsel, Bahrain Kasuba, pun angkat bicara. Kata Bahrain, “Anggaran itu dia satu paket, yang dipinjam ke Bank SMI Tahun 2019, sebesar Rp. 150.000,000,000 (seratus lima puluh milyar rupiah) itu di bagi menjadi dua, Rp. 60.000,000,000 (enam puluha milyar rupiah) untuk pasar SCBD dan Mall Town Square. Sedangkan Rp. 90.000,000,000 (semibalan puluh milyar rupiah) diperuntukkan pembangunan jalan Hotmix dari Tembal ke Desa Popalowang, Kecamatan Bacan Selatan. Dan sekaligus dengan penanam pohon dan pembuatan taman. Dan sekarang tidak ada masalah. Jadi, sekarang Daerah harus mengembalikan itu kurang lebih Rp. 42 Milyar pertahun ke Bank Dunia PT. SMI.” Tuturnya. Senin, (9/8-21).

Mantan Ketua DPRD Halsel itu menjelaskan, bahwa mekanisme pinjaman Anggaran sebeser Rp. 150.000,000,000 ke Bank SMI itu tidak serta merta atas keinginan Bupati, tetapi melalui persetujuan DPRD Halsel. DPRD Halsel justru menyetui usulan pinjamaan Anggaran itu. Kenapa Bank Dunia PT. SMI bisa meminjamkan kita, karna diperuntukkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Jadi sangat keliru kalau Bupati Usman mau menutupnya.”

Bahkan tidak ada Fraksi-fraksi yang menolaknya, semua Fraksi ikut menyetujui termasuk Fraksi PKB yang dipimpin oleh Usman Sidik, Bupati sekarang. Sehingga dirinya membantah, “bahwa apa yang di koar-koarkan oleh Bupati Usman Sidik selama ini, yang mengatakan saya (Bahrain), bautang itu adalah keliru. Sebab, Bupati Usman harus mengonfimasi terlebih dahulu ke DPRD, tentang mekanisme atau sistem pengajuan pinjaman itu seperti apa,? agar supaya tidak sekedar berguarau di media.” Pungkasnya.

Terpisah dengan Ketua Komisi I DPRD Halsel, Akmal Ibrahim, ketika di konfirmasi oleh wartawan, melalui sambungan telepon dan via WhatsApp, dirinya belum bisa merespon karna sedang rapat Banggar. “saya masih rapat adik, nanti sudah.” Katanya.
Hal yang sama juga dari Ketua Fraksi Golkar DPRD Halsel, Gufran Mahmud, kepada media ini, belum bisa menanggapi karna sedang menerima tamu. “saya masih ada tamu nanti sadiki sudah adik.” Tutup dalam sambungan teleponnya.

Berbeda dengan Ketua DPRD Halsel, Muhlis Jafar, saat hendak diwawancarai oleh Pena Malut, di ruangan Komisi I siang tadi, dirinya pun belum bisa memberikan komentarnya. “Saya belum mau komentar terkait dengan Anggaran Pembangunan pasar SCBD dan Mall Saruma Town Square itu.” Tegasnya sambil menyuruh ke Anggota DPRD yang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *