Example 120x600
Example 120x600
Sosial

Program Smart City, SDGs Desa, Sinkron Dengan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Ini Penjelasannya

×

Program Smart City, SDGs Desa, Sinkron Dengan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Ini Penjelasannya

Sebarkan artikel ini

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dilaksanakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis studi manajemen Universitas Khairun, kini sukses diselenggarakan pada 33 desa di  dua kecamatan Bacan (bacan selatan dan bacan timur). Labuha, 10 September 2021.

Program ini diharapkan dapat berkolaborasi dengan badan usaha milik desa (BUMDES) untuk pengembangan pemberdayaan dalam meningkatkan pengelolaan potensi Desa. Ujar Munadir Hamid Selaku Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Ekonomi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD ).

“Untuk program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ini Dapat kita  hubungkan antara masyarakat dan kampus, Bumdes dan kampus dan seterusnya, semua itu kita harus berkomitmen kuat dan sungguh-sungguh dalam pengelolaannya. Hal ini juga sesuai dengan prioritas penggunaan Dana Desa yang diarahkan untuk percepatan aksi Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, yaitu pemulihan ekonomi dan adaptasi kebiasaan baru di Desa “. Ucap Munadir padan awak media SARUMANEWS.COM/10/9/2021

Selain itu Munadir juga menambahkan bahwa, upaya revitalisasi Bumdes adalah sebagai bentuk menyesuaikan trend yang saat ini terus bergerak maju. Sebab, kini kita sedang menghadapi Revolusi Industri Four Point Zero (Revolusi Industri 4.0), maka BUMDespun diarahkan agar cepat beradaptasi dengan trend yang kini sedang berkembang.

“BUMDesa harus menghadapi perubahan geopolitik, demografi dunia, urbanisasi global, kelas pendapatan  menengah, persaingan sumber daya alam, perubahan iklim dan kemajuan teknologi. Oleh karena itu kolaborasi perguruan tinggi, industri dan desa harus di tingkatkan untuk menuju perubahan yang berkepanjangan “. Tambah munadir.

Lanjut Kabid itu, bahwa program percepatan aksi Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, dalam hal ini pemulihan ekonomi dan adaptasi kebiasaan baru di Desa, secara implisit sinkron dengan konsep yang ditawarkan Bapak Bupati Hi.Usman Sidik mengenai program strategis Smart City, yaitu aplikasi pendukung dan infrastruktur sarana prasarana demi terciptanya pertumbuhan ekonomi Daerah yang berkelanjutan”. Tegas munadir saat di konfirmasi awak media. (MA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *