SARUMANEES.COM- Pemerintah Desa Sali Kecil Kecamatan Bacan timur Halmahera Selatan, mengelontorkan dana senilai Rp 110. 000,000 untuk pembayaran konsinyasi pembebasan lahan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Suryan(PLTS) Desa Sali Kecil .
Adapun nilai yang dikucurkan untuk membebaskan lahan PLTS itu adalah 65×65 per segi.
“Dana Rp 110 juta itu dari konsorsium Pemdes Sali kecil untuk membayar Tanah warga yang dihargai senilai Rp 110 juta dengan diameter persegi itu mengukan Dana Desa (DD) ” kata kepala desa sali Amin M Taher dari pres release yang di terima sarumahnews.com Saptu, 4 Mei 2024.
Ia menjelaskan bahwa pembayaran konsinyasi terkait pengadaan lahan PLTS itu sebagai solusi pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat yang tidak terjangkau Perusahaan Listrik Negara ( PLN).
“Kami terbatas aset desa berupa lahan karna itu Musyawarah Desa Sali kecil di akhir tahun 2023 di sepakati untuk di adakan pembebasan lahan dengan membeli lahan masyarakat untuk kemudian di hibahkan kepada PLN demi pembangunan PLTS,
“Alhamdulilla kami telah menyelesaikan pembayaran lahan sebesar Rp. 110 juta yang di saksikan oleh BPD, LPM, toko masyarakat, toko pemuda, toko agama dan seluruh masyarakat desa Sali kecil”Jelasnya
Asmin mengakui penyebab utama keterbatasan listrik didesanya karena kondisi daerah yang susah dijangkau dengan jalur darat sehingga tak memungkinkan untuk memasok setrum PLN.
Karna itu Desa yang berada di pesisir atau tengah laut itu satu-satunya untuk mendapat penerangan hanya dengan pembangkit listrik komunal.
“kita di desa Sali kecil sangat membutuhkan penerangan berupa PLTS karena hanya itu yang memungkinkan kita merdeka pada saat malam hari,
“sebap rata-rata setiap rumah masi bertahan dengan lampu tradisional yang biasa di sebut poci atau loga-loga sebutan lain artinya ada akses kehidupan masyarakat yang terputus” aku nya
Orang nomor satu di desa itu mengku PLN setempat telah mensosialisasi mengembangkan dan pembangunan jaringan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada masyarakat Desa sali kecil
dan juga melakukan peninjauan lokasi untuk pembangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Desa Sali kecil tahun 2024
Meski demikian ai khawatir bila Program Nasional Pemanfaatan Energi berubah dengan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo
Jika kemungkinan itu terjadi dan gagal maka” saya selaku kepala desa Sali kecil meminta perhatian khusus Pemda Hal-Sel terkait penerangan di desa Sali kecil” sambungnya- (asb)