HAL-SEL:SARUMANEWS.COM – Deru mesin dan aroma persaingan panas mewarnai pusat Kota Labuha dalam gelaran Saruma Road Race Championship yang dipusatkan di jalan poros utama ibu kota Kabupaten Halmahera Selatan. (17/05)
Kejuaraan ini menjadi magnet otomotif terbesar di wilayah selatan Maluku Utara dengan menghadirkan rider-rider terbaik dari Sulawesi Selatan, Tidore, Manado, Ternate hingga Papua Barat Daya.
Di tengah persaingan ketat para pembalap berpengalaman, muncul satu tim lokal yang mencuri perhatian publik dan pecinta balap. Bukan karena kemewahan paddock atau besarnya sponsor, melainkan semangat dan identitas kuat yang mereka bawa.Tim tersebut berasal dari Desa Babang.
Menariknya, mulai dari rider, mekanik, sponsor hingga pembina tim merupakan putra-putra asli Halmahera Selatan. Tim ini dipimpin oleh Samil Kamrullah, sosok muda yang memilih membina generasi balap lokal meski dengan keterbatasan fasilitas dan pengalaman.
Samil Kamarulla menyebut anak-anak asuhnya sebagai bibit terbaik yang harus diberi ruang untuk berkembang di dunia otomotif.
“Ini bukan hanya soal balapan, tapi tentang bagaimana kita membangun generasi emas Halmahera Selatan lewat passion mereka. Walaupun kami masih minim pengalaman, kami tetap percaya diri karena talenta anak-anak Babang ini harus didampingi dan diberi kesempatan tampil di event-event seperti ini,” ujar Samil.
Melalui komunitas Generasi Metic Babang yang ia bina, Samil perlahan membangun kultur otomotif positif bagi anak muda di Halmahera Selatan. Semangat mereka menjadi simbol bahwa dunia balap bukan hanya milik tim besar dari luar daerah, tetapi juga panggung bagi talenta lokal untuk menunjukkan kemampuan.
Keikutsertaan mereka di Saruma Road Race Championship bukan sekadar mengejar podium, tetapi menjadi bentuk pembuktian bahwa anak-anak daerah mampu bersaing dan memiliki masa depan di dunia otomotif.
Di tengah gemuruh lintasan, Generasi Metic Babang hadir membawa kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Halmahera Selatan, tentang keberanian memulai, tentang mimpi anak kampung, dan tentang masa depan otomotif Saruma yang mulai tumbuh dari desa. (Hs)









