HAL-SEL:SARUMANEWS.COM – Pemerintah Desa Marabose kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan penurunan stunting melalui penyaluran bantuan sembako bagi 10 anak yang menjadi sasaran program pencegahan stunting. Bantuan tersebut bersumber dari Dana Desa (DD) Tahap I Tahun Anggaran 2026. (13/07)
Kegiatan penyaluran dihadiri oleh Kepala Desa Marabose Wusta Sy. Soleman, ST., N.LP, Ketua TP-PKK Desa Marabose Ny. Mahrani Wusta S.Keb, serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) Desa Marabose yang terdiri atas Bidan Desa, Kader KB, Kader Pembangunan Manusia (KPM), dan Kader Posyandu Desa Marabose.
Ketua TP-PKK Desa Marabose, Ny. MahraniWusta, S.Keb, dalam sambutannya mengajak seluruh orang tua penerima manfaat untuk memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.
“Bantuan ini diharapkan benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. Dengan asupan gizi yang baik dan pola asuh yang tepat, anak-anak kita dapat tumbuh sehat, cerdas, aktif, serta kelak menjadi generasi yang membanggakan orang tua, keluarga, dan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Marabose, Wusta Sy. Soleman, ST., N.LP, menegaskan bahwa setiap masyarakat memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas. Oleh karena itu, pemerintah desa terus mendorong masyarakat agar aktif memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang telah disediakan.
“Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa. Saya mengimbau seluruh masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua yang memiliki balita, agar rutin membawa anak ke Posyandu yang dilaksanakan satu kali setiap bulan. Melalui pemeriksaan rutin, pertumbuhan dan perkembangan anak dapat dipantau sejak dini sehingga berbagai risiko, termasuk stunting, dapat dicegah lebih cepat,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Desa Marabose akan terus mendukung berbagai program kesehatan melalui pemanfaatan Dana Desa sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Melalui kolaborasi Pemerintah Desa, TP-PKK, Tim Pendamping Keluarga (TPK), tenaga kesehatan, serta kader Posyandu, diharapkan upaya percepatan penurunan stunting di Desa Marabose dapat berjalan lebih efektif, sehingga tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. (rED)















