HAL-SEL, SARUMANEWS.COM – Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, mengajak seluruh kekuatan politik di daerah itu untuk mengedepankan politik gagasan, menjaga persaudaraan, serta menghindari politik identitas dan praktik saling menjatuhkan.
Pesan tersebut disampaikan Bassam saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai NasDem Kabupaten Halmahera Selatan yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus DPD dan DPC NasDem di Hotel Buana Lipu, Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan, Selasa (27/10/2026).
Bassam menegaskan, perbedaan pilihan dan warna politik merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus disikapi secara dewasa. Perbedaan tersebut, kata dia, tidak boleh menghilangkan persaudaraan maupun menghambat upaya bersama membangun Halmahera Selatan.
Menurutnya, politik seharusnya menjadi ruang untuk menawarkan gagasan, visi, dan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan dijadikan sarana menyebarkan fitnah atau menjatuhkan pihak lain.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat diberikan kebebasan dalam menyampaikan pendapat dan menentukan pilihan politik sesuai hati nurani, tanpa tekanan maupun intimidasi.
“Perbedaan politik jangan sampai membuat kita kehilangan persaudaraan. Kita boleh berbeda pilihan, tetapi tujuan kita tetap sama, yakni membangun Halmahera Selatan menjadi daerah yang lebih baik,” demikian pesan yang ditekankan dalam sambutannya.
Bassam menambahkan, pembangunan Halmahera Selatan yang mencakup 30 kecamatan dan 249 desa membutuhkan kerja sama seluruh elemen, termasuk partai politik. Karena itu, para pemimpin politik diharapkan mampu menjaga komunikasi publik, memberikan pendidikan politik yang baik, serta menjadi teladan bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bassam turut mengapresiasi kehadiran Ketua Kordapil NasDem Maluku Utara yang juga Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, Ketua DPW NasDem Maluku Utara Husni Bopeng beserta jajaran, serta seluruh pengurus dan kader partai yang mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan itu juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan TNI dan Polri, Ketua DPD NasDem Halmahera Selatan yang baru dilantik, Akmal Ibrahim, Ketua KPU dan Bawaslu Halsel, para ketua partai politik, serta tokoh masyarakat dan tokoh politik.
Sementara itu, Ketua Kordapil NasDem Maluku Utara, Helmi Umar Muchsin, menyoroti tantangan demokrasi di tengah perkembangan media sosial, persoalan kelembagaan politik, dan meningkatnya potensi polarisasi di tengah masyarakat.
Helmi mengatakan, masyarakat saat ini tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat memproduksi dan menyebarkan informasi melalui berbagai platform digital. Kondisi tersebut menuntut kemampuan berpikir kritis agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang keliru atau berpotensi memicu konflik.
Ia mengajak seluruh kekuatan politik untuk membangun budaya demokrasi yang mengedepankan musyawarah, keterbukaan, toleransi, dan persatuan. Menurutnya, perbedaan pandangan harus menjadi bagian dari proses demokrasi yang sehat, bukan alasan untuk memperlebar perpecahan.
Helmi juga menyinggung upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas politik dan pemerintahan di tengah keterbatasan fiskal. Di sisi lain, pemerintah terus didorong untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, memperkuat pendapatan asli daerah (PAD), dan mengoptimalkan potensi ekonomi daerah.
Tema Rakerda NasDem, “Merawat Harapan, Mewujudkan Perubahan”, menjadi pengingat bahwa politik harus mampu menghadirkan harapan dan mendorong perubahan nyata bagi masyarakat.
Perubahan tersebut membutuhkan gagasan yang terukur, komitmen bersama, serta kerja nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat Halmahera Selatan.
Mengakhiri sambutannya, Bassam menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus NasDem yang baru dilantik. Ia berharap Rakerda tersebut dapat memperkuat konsolidasi organisasi, melahirkan gagasan konstruktif, dan membangun kolaborasi lintas elemen demi mendukung pembangunan Halmahera Selatan yang berkelanjutan. (Red)














