HAL-SEL | SARUMANEWS.COM — Mengawali tahun 2026, Hasan Ali Bassam Kasuba, meresmikan Masjid Al-Itqiai di Desa Saketa, Kecamatan Gane, Jumat (02/01/2026).
Prosesi peresmian dihadiri oleh H. Bahtiar beserta istri Hj. Ning selaku donatur utama, unsur pimpinan OPD terkait, Camat Gane, Kepala Desa Saketa, para kepala desa sekitar, serta tokoh agama dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Hj. Ning mewakili keluarga donatur menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Saketa atas dukungan dan kebersamaan selama proses pembangunan masjid.
“Dengan penuh haru kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Saketa. Tanpa kebersamaan dan dukungan, masjid ini tidak akan terwujud sebagaimana hari ini,” ujarnya.
Ia juga mengajak jamaah untuk memuliakan dan memakmurkan masjid, bukan hanya pada momentum hari besar Islam, tetapi sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Bupati Bassam Kasuba menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada H. Bahtiar dan Hj. Ning atas kepedulian serta kontribusinya bagi pembangunan Masjid Al-Itqiai. Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Desa Saketa yang menjadi fondasi utama berdirinya masjid tersebut.
“Kemegahan masjid ini adalah buah dari kebersamaan. Kehadiran H. Bahtiar yang datang jauh dari Papua untuk membantu pembangunan masjid ini menunjukkan kuatnya ikatan silaturahmi dan kepedulian sosial umat,” tutur Bupati.
Bupati juga menyebut Desa Saketa sebagai desa yang istimewa, dengan masyarakat religius serta generasi muda yang memiliki pemahaman agama yang baik. Menurutnya, tidak ada peristiwa yang terjadi secara kebetulan.
“Berdirinya masjid ini adalah hasil dari niat baik, doa, dan perjuangan bersama masyarakat Desa Saketa,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat silaturahmi, pendidikan keagamaan, dan penguatan persatuan umat. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus meramaikan dan memakmurkan Masjid Al-Itqiai.
“Mari jadikan masjid ini pusat kegiatan keislaman dan kebersamaan. Masjid yang makmur adalah cerminan masyarakat yang kuat, beriman, dan bersatu,” pungkasnya. (Red)














