Pemerintahan

Bupati Bassam Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Gubernur Sherly Sebut Hal-Sel Jadi Tantangan Terbesar Pembangunan Infrastruktur Jalan

106
×

Bupati Bassam Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Gubernur Sherly Sebut Hal-Sel Jadi Tantangan Terbesar Pembangunan Infrastruktur Jalan

Sebarkan artikel ini

TERNATE:SARUMANEWS.COM – Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Maluku Utara Tahun 2027 yang digelar di bal room amara, bersama sejumlah pimpinan OPD strategis di lingkup Pemkab Halmahera Selatan. (7/05)

Dalam forum tersebut, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos menegaskan bahwa pembangunan konektivitas jalan dan jembatan menjadi prioritas utama pemerintah provinsi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pantauan media ini, gubernur juga mempresentasikan berbagai ruas jalan rusak yang direncanakan akan diperbaiki secara bertahap selama empat tahun ke depan, termasuk sejumlah rencana pembangunan jalan baru di beberapa wilayah Maluku Utara.

Menurut gubernur, konektivitas menjadi kunci penting dalam mempercepat distribusi barang dan jasa, membuka akses pelayanan dasar, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dalam pemaparannya, Gubernur Maluku Utara menyebut Kabupaten Halmahera Selatan menjadi salah satu daerah dengan tantangan pembangunan infrastruktur paling besar di Maluku Utara, khususnya pada sektor jalan dan konektivitas antarwilayah.

Hal itu disebabkan kondisi geografis Halmahera Selatan yang merupakan wilayah kepulauan dengan cakupan wilayah luas dan tersebar.

Meski demikian, gubernur memastikan pembangunan infrastruktur di Halmahera Selatan tetap menjadi perhatian pemerintah provinsi dalam program pembangunan beberapa tahun mendatang.

Sementara itu, Bupati Bassam mengikuti kegiatan tersebut didampingi Kepala Dinas PUPR, Bapelitbangda, Dinas Kesehatan, serta Dinas Perikanan Kabupaten Halmahera Selatan.

Musrenbang RKPD 2027 Provinsi Maluku Utara sendiri mengusung tema percepatan pemenuhan pelayanan dasar, percepatan konektivitas, pengembangan wilayah ekonomi unggul, dan hilirisasi sumber daya alam. (Red)

"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *