HAL-SEL, SARUMANEWS.COM – Kehadiran Ketua TP-PKK Kabupaten Halmahera Selatan, Ny Rifa’at Al Sa’adah Bassam, dalam berbagai kegiatan generasi muda menjadi perhatian tersendiri. Sosoknya dinilai tidak hanya hadir sebagai tamu undangan, tetapi turut memberikan warna dalam ruang kreativitas, interaksi, dan edukasi anak muda.
Hal tersebut diungkapkan Vira, salah satu peserta talkshow bertema “Peran Orang Tua terhadap Anak atas Maraknya Judi Online” yang digelar manajemen Black Coffee di UMKM Milenial Tembal, Sabtu (31/10/2026).
Menurut Vira, Rifa’at merupakan sosok yang cukup dekat dengan aktivitas generasi milenial dan Gen Z di Halmahera Selatan. Ia menilai, kehadirannya dalam berbagai event anak muda memberikan kesan tersendiri.
“Ibu Rifa’at selalu hadir di event-event anak muda. Bukan hanya sekadar datang, tetapi beliau selalu mewarnai setiap kegiatan. Kami merasa diperhatikan dan didukung,” ungkap Vira kepada media ini.
Pandangan tersebut menggambarkan bagaimana kehadiran seorang figur perempuan di tengah generasi muda dapat membangun kedekatan lintas generasi.
Dengan pembawaan yang bersahaja dan komunikatif, Rifa’at kerap terlihat berbaur dalam berbagai kegiatan. Mulai dari event komunitas, ruang kreativitas hingga kegiatan edukasi yang mengangkat persoalan sosial di kalangan generasi muda.
Seperti pada talkshow kali ini, Rifa’at hadir sebagai salah satu narasumber bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Halsel, Karima Nasarudin.
Dalam diskusi tersebut, Rifa’at mengajak para orang tua dan generasi muda untuk lebih memahami bahaya judi online. Ia menekankan pentingnya membangun kebahagiaan melalui aktivitas positif, hubungan keluarga yang harmonis, serta lingkungan sosial yang sehat.
Sementara Karima Nasarudin menyoroti pentingnya pengawasan orang tua terhadap penggunaan telepon genggam serta pendekatan keluarga yang penuh perhatian agar anak tidak terjerumus dalam praktik judi online.
Talkshow tersebut turut dihadiri komunitas, pelajar SMA di Kota Labuha, ibu-ibu PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan masyarakat umum. (Hs)














