HAL-SEL: SARUMANEWS.COM — Menjelang Bupati Cup 2026, Kecamatan Obi Barat mulai memanaskan mesin dengan menggelar Turnamen Obi Barat Cup, sebuah kompetisi antardesa yang sekaligus menjadi panggung seleksi untuk menemukan talenta-talenta terbaik dari enam desa. (13/09/06)
Turnamen yang berlangsung di Stadion Risdullah, Desa Jikohay, ini tidak sekadar mempertandingkan gengsi antardesa. Setiap laga menjadi kesempatan bagi para pemain untuk menunjukkan kualitas dan merebut tempat dalam skuad yang nantinya akan dibentuk sebagai Tim Kecamatan Obi Barat untuk berlaga di Bupati Cup 2026.
Menariknya, persiapan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Obi Barat, Risno Tjia, S.Pd., bersama Kepala Desa Jikohay, Abdullah La Jahara, serta para pemuda Desa Jikohay.
Keterlibatan Camat Risno bahkan tidak berhenti pada urusan penyelenggaraan. Ia turun langsung mengambil peran sebagai komentator pertandingan. Dari pinggir lapangan, suara dan komentarnya ikut menghidupkan jalannya laga, memberikan warna tersendiri sekaligus membuat irama permainan dan tensi pertandingan semakin menarik.
Setiap peluang, serangan, hingga momen-momen krusial di lapangan mendapat respons langsung. Atmosfer pertandingan pun terasa lebih hidup, sementara para pemain semakin terpacu menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan penonton.
Suasana kompetitif tersebut justru menjadi bagian penting dari proses seleksi. Sebab, pemain yang diproyeksikan masuk tim kecamatan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknik, tetapi juga harus memiliki mental bertanding, disiplin, stamina, kerja sama tim dan kemampuan bermain di bawah tekanan.
Untuk memastikan pertandingan berjalan dengan standar yang baik, laga dipimpin wasit berlisensi Fandi Junaib, yang dibantu dua asisten wasit, Debi dan Ijal. Perangkat pertandingan tersebut turut menjaga jalannya kompetisi tetap tertib, sportif dan sesuai dengan aturan permainan.
Turnamen ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kecamatan Obi Barat, Pemerintah Desa Jikohay dan para pemuda Desa Jikohay. Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa pembinaan sepak bola dapat dimulai dari tingkat desa dengan melibatkan pemerintah dan generasi muda secara langsung.
Obi Barat Cup sekaligus menjadi ruang untuk memetakan kekuatan sepak bola dari enam desa. Dari kompetisi inilah pemain-pemain terbaik akan disaring untuk kemudian dihimpun dalam satu skuad yang membawa nama Kecamatan Obi Barat.
Targetnya jelas: membangun tim yang tidak hanya kuat secara individu, tetapi juga memiliki chemistry dan karakter sebagai sebuah kesebelasan. Sebab pada Bupati Cup 2026 nanti, para pemain terpilih tidak lagi bermain untuk desa masing-masing, melainkan berjuang membawa nama Kecamatan Obi Barat.
Dengan persiapan yang dimulai lebih awal, Obi Barat ingin datang ke Bupati Cup 2026 bukan sekadar sebagai peserta, tetapi sebagai tim yang benar-benar siap bertarung. (Hs)















