KEAGAMAAN

Ratusan Santri dan Pelajar di Kupal Gelar Shalat Istisqa

86
×

Ratusan Santri dan Pelajar di Kupal Gelar Shalat Istisqa

Sebarkan artikel ini

HAL-SEL:SARUMANEWS.COM – Ratusan santri, guru, dan pelajar di Desa Kupal, Kabupaten Halmahera Selatan, menggelar Shalat Istisqa untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kemarau yang melanda wilayah tersebut.

Shalat sunnah memohon hujan itu dilaksanakan di halaman Pondok Pesantren Darussalam Bacan, Senin (21/9/2026) pagi, dan diikuti para pengasuh, guru serta santri Pondok Pesantren Darussalam Bacan, guru dan siswa MTs Al Badriyyah Kupal, serta siswa SDN 80 Halmahera Selatan.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 08.00 WIT. Shalat Istisqa dipimpin Ustaz Safrun Husen, Al-Hafizh sebagai imam, dengan KH. Asep Sofyan, Lc., M.Pd.I. bertindak sebagai khatib. Sementara rangkaian dzikir dipimpin Ustaz M. Ramdhan, M.H.

Pelaksanaan Shalat Istisqa tersebut tidak hanya menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga menjadi bagian dari pembelajaran keagamaan bagi para santri dan pelajar tentang tata cara memohon hujan sebagaimana tuntunan dalam ajaran Islam.

Untuk menambah kekhusyukan, sejumlah peserta juga menjalankan puasa sunnah Senin sebelum mengikuti rangkaian ibadah bersama.

Dalam khutbahnya, KH. Asep Sofyan mengajak jamaah menjadikan kondisi kekeringan sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri. Ia mengingatkan pentingnya memperbanyak istighfar, bertaubat, serta meninggalkan berbagai perbuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai agama.

Menurutnya, doa memohon hujan harus disertai dengan ketundukan dan kesadaran bahwa manusia memiliki keterbatasan serta senantiasa membutuhkan pertolongan Allah SWT.

“Memperbanyak istighfar dan bertaubat menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi seperti ini. Kita memohon kepada Allah agar diberikan rahmat berupa hujan yang bermanfaat,” pesan KH. Asep Sofyan dalam khutbahnya.

Kepala MTs Al Badriyyah Kupal, Mubin Alasan, S.Ag., mengatakan pelaksanaan Shalat Istisqa menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk bersama-sama memanjatkan doa di tengah kondisi kemarau.
Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama dengan penuh keikhlasan dapat menjadi ikhtiar untuk memohon agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat dan kesuburan tumbuh-tumbuhan.

Mubin juga menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Bacan yang telah menyediakan tempat sekaligus terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Semoga melalui doa bersama ini Allah SWT mengabulkan permohonan kita dan segera mengakhiri musim kemarau dengan hujan yang membawa keberkahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SDN 80 Halmahera Selatan, Amir Ode Arsyad, S.Pd., melalui perwakilannya Allyuddin M. Dun, M.Pd.I., mengatakan Shalat Istisqa hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai ritual memohon hujan, tetapi juga sebagai momentum untuk melakukan introspeksi dan memperbanyak istighfar.

Menurutnya, kondisi kekeringan mengingatkan manusia akan ketergantungannya terhadap air dan pertolongan Allah SWT.

Ia berharap ikhtiar spiritual tersebut dapat menjadi awal menuju kondisi yang lebih baik, dari masa sulit akibat kekurangan air menuju kelapangan dan kesuburan bagi masyarakat serta lingkungan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Para jamaah memohon agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan, menyuburkan bumi, serta mengakhiri kondisi kemarau yang terjadi di wilayah tersebut.

Bagi para santri dan pelajar yang mengikuti kegiatan, Shalat Istisqa sekaligus menjadi pengalaman keagamaan yang mengajarkan pentingnya doa, introspeksi, serta kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *