HAL-SEL: SARUMANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan terus memperkuat konektivitas infrastruktur di wilayah Obi. Sejumlah ruas jalan kini tengah dikerjakan untuk membuka akses masyarakat sekaligus memperlancar mobilitas menuju pusat pelayanan dasar dan kawasan ekonomi.
Salah satu pekerjaan yang sedang berlangsung yakni pembangunan akses jalan yang menghubungkan Pelabuhan Jikohay dengan Puskesmas Jikohay. Ruas ini dinilai penting karena menghubungkan titik transportasi masyarakat dengan fasilitas kesehatan, sehingga akses warga terhadap pelayanan kesehatan dapat menjadi lebih mudah dan cepat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Halmahera Selatan, Idham Pora, mengatakan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Obi tidak hanya difokuskan pada satu ruas. Pemerintah daerah juga sedang mengerjakan sejumlah akses lainnya, di antaranya Anggai, Sum, Santari, Jojame Waringi, Loleo Jaya hingga wilayah Makian Barat.
Menurut Idham, pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membangun konektivitas secara bertahap, terutama membuka akses antarwilayah yang memiliki aktivitas masyarakat, pelayanan publik dan potensi ekonomi. Infrastruktur jalan diharapkan tidak hanya menjadi jalur transportasi, tetapi juga menjadi penghubung bagi masyarakat dengan berbagai kebutuhan dasar.
Ia juga meminta masyarakat untuk ikut mengawasi proses pembangunan di lapangan. Pengawasan masyarakat dinilai penting agar pekerjaan yang dilaksanakan dapat berjalan sesuai dengan perencanaan, kualitas konstruksi tetap terjaga dan hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami berharap masyarakat ikut mengawasi pembangunan ini. Kalau ada pekerjaan yang dinilai tidak sesuai, silakan disampaikan agar dapat menjadi perhatian dan ditindaklanjuti,” kata Idham.
Pemkab Halmahera Selatan menargetkan pembangunan konektivitas tersebut dapat memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari memperlancar mobilitas, mendukung distribusi barang dan hasil produksi, hingga mempermudah akses terhadap pelayanan kesehatan dan fasilitas publik lainnya.
Pembangunan infrastruktur jalan di Obi menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan tidak berhenti di pusat-pusat wilayah, tetapi terus bergerak menjangkau masyarakat di kawasan kepulauan. Dengan dukungan pemerintah dan pengawasan masyarakat, konektivitas antarwilayah diharapkan semakin terbuka dan manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas. (Hs)















