Pemerintahan

Pemda Hal-Sel & Pemda Sidrap Teken MoU Perdagangan, Perkuat Konektivitas Ekonomi Antardaerah

92
×

Pemda Hal-Sel & Pemda Sidrap Teken MoU Perdagangan, Perkuat Konektivitas Ekonomi Antardaerah

Sebarkan artikel ini

TANGERANG: SARUMANEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, resmi menjalin kerja sama perdagangan antardaerah melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada penutupan APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Sabtu (29/08/2026).

Kesepakatan ini menjadi tindak lanjut dari penjajakan yang sebelumnya dilakukan kedua daerah dalam Forum Kerja Sama Perdagangan Antardaerah.

Penandatanganan dilakukan Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muksin bersama Sekretaris Daerah Dr. Abdillah Kamarullah, S.E., M.M., dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap. Kesepakatan tersebut menandai langkah awal hubungan perdagangan yang lebih terarah antara dua daerah dengan karakter dan keunggulan ekonomi yang berbeda, namun memiliki peluang besar untuk saling melengkapi.

Wabup Helmi Umar Muksin mengatakan, kerja sama yang akhirnya ditandatangani tersebut merupakan hasil dari proses komunikasi dan penjajakan yang telah dilakukan sebelumnya. Menurutnya, kesepakatan ini menjadi pintu masuk bagi kedua pemerintah daerah untuk membangun hubungan perdagangan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

“Kerja sama ini akhirnya kita tanda tangani. Ini merupakan langkah awal bagi Halsel dan Sidrap untuk membangun hubungan perdagangan yang lebih kuat. Setelah ini tentu akan kita tindak lanjuti agar kerja sama tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk transaksi dan memberikan manfaat bagi masyarakat kedua daerah,” ujar Helmi.

Kerja sama tersebut memiliki peluang besar karena ditopang potensi ekonomi yang saling melengkapi. Sidrap memiliki basis produksi pangan yang kuat, terutama beras, telur ayam dan ayam pedaging, yang dapat menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan masyarakat Halmahera Selatan. Sementara Halsel memiliki kekuatan pada sektor kelautan dan perikanan sebagai daerah kepulauan, yang membuka peluang pemenuhan kebutuhan komoditas maritim bagi Sidrap.

Dengan pola tersebut, kerja sama Halsel-Sidrap tidak sekadar mempertemukan dua daerah untuk melakukan transaksi komoditas, tetapi membuka peluang terbentuknya rantai pasok antardaerah yang lebih terhubung. Sidrap dapat memperkuat akses pangan bagi Halsel, sementara potensi maritim Halsel dapat membuka ruang perdagangan baru bagi Sidrap yang tidak memiliki wilayah laut.

Dari perbedaan potensi lahir peluang untuk saling melengkapi. Sidrap dengan kekuatan pangannya dan Halmahera Selatan dengan potensi maritimnya kini dipertemukan dalam satu ruang kerja sama. Kesepakatan ini diharapkan menjadi awal terbentuknya hubungan perdagangan yang saling menguntungkan serta membuka manfaat lebih luas bagi masyarakat di kedua daerah. (Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *