JAKARTA: SARUMANEWS.COM – Usai mengikuti rangkaian APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan langsung mengambil langkah untuk memperkuat kemudahan investasi. (31/08/06)
Koordinator APKASI Halsel yang juga Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Halmahera Selatan, Nasir J. Koda, bergerak ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI untuk melakukan koordinasi terkait sejumlah kendala pada sistem Online Single Submission (OSS).
Koordinasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemkab Halsel memastikan proses perizinan investasi berjalan lebih efektif, cepat dan tidak menjadi hambatan bagi calon investor yang ingin menanamkan modalnya di Halmahera Selatan.
Nasir J. Koda memimpin langsung koordinasi tersebut dengan didampingi Sekretaris DPMPTSP, Kepala Bidang Penanaman Modal serta dua orang staf DPMPTSP.
Dalam koordinasi bersama pihak BKPM RI, jajaran DPMPTSP Halsel membahas berbagai persoalan teknis yang ditemukan dalam penggunaan aplikasi OSS, termasuk kendala yang dapat mempengaruhi proses pengurusan perizinan bagi pelaku usaha dan calon investor.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat tingginya potensi investasi yang dimiliki Halmahera Selatan, baik pada sektor pertambangan, perikanan, pertanian, pariwisata, perdagangan maupun sektor-sektor strategis lainnya.
Nasir mengatakan, momentum AOE 2026 tidak hanya dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kesiapan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada investor.
Menurutnya, promosi investasi harus berjalan beriringan dengan kesiapan pelayanan perizinan. Karena itu, setiap kendala yang ditemukan dalam proses perizinan perlu segera dikoordinasikan dengan pemerintah pusat agar dapat dicarikan solusi.
“Kita ingin investor yang tertarik dengan potensi Halmahera Selatan mendapatkan kepastian dan kemudahan dalam proses perizinannya. Karena itu, kendala teknis pada OSS harus segera kita koordinasikan agar tidak menghambat investasi,” ujar Nasir.
Ia menegaskan, DPMPTSP Halsel akan terus melakukan pembenahan pelayanan investasi sehingga peluang yang telah dibuka melalui berbagai kegiatan promosi, termasuk AOE 2026, dapat ditindaklanjuti dengan pelayanan yang lebih cepat dan responsif. (Hs)















