HAL-SEL:SARUMANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha melalui implementasi Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) atau Corporate Social Responsibility (CSR), guna memastikan investasi yang berkembang di daerah mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, saat menyampaikan Jawaban Pemerintah Daerah atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Halmahera Selatan di Labuha, Jumat (19/6/2026).
Dalam pidatonya, Bassam menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah telah melakukan berbagai langkah awal dalam memperkuat pelaksanaan TJSP, mulai dari penyusunan basis data perusahaan yang beroperasi di Halmahera Selatan, pemetaan kebutuhan pembangunan pada tingkat desa dan kecamatan, hingga penyelarasan program-program CSR dengan arah pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Halmahera Selatan.
Menurut Bassam, keberadaan investasi di Halmahera Selatan harus mampu menciptakan nilai tambah yang dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan hanya mendorong pertumbuhan ekonomi secara makro.
“Kami ingin setiap investasi yang masuk ke Halmahera Selatan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, program TJSP harus benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat di desa-desa,” ujar Bassam.
Ia menegaskan, fokus pelaksanaan program TJSP ke depan akan diarahkan pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, seperti peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, penyediaan sarana air bersih, pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta pengembangan sektor perikanan dan pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Halmahera Selatan.
Bupati termuda di Provinsi Maluku Utara itu juga menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan di tengah tantangan fiskal daerah yang masih bergantung pada transfer pemerintah pusat.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan terus membangun komunikasi dan koordinasi intensif dengan perusahaan-perusahaan pertambangan maupun sektor usaha lainnya yang beroperasi di wilayah tersebut agar program-program TJSP dapat berjalan lebih terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
“Perusahaan adalah bagian dari pembangunan daerah. Ketika investasi tumbuh, maka masyarakat juga harus ikut tumbuh dan merasakan manfaatnya. Ini yang terus kami dorong melalui penguatan Forum TJSP,” tegas Bassam.
Pemerintah daerah berharap sinergi yang semakin kuat antara dunia usaha dan pemerintah dapat mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ekonomi lokal yang berbasis pada potensi unggulan daerah seperti pertanian, perikanan, dan UMKM.
Melalui pendekatan tersebut, Pemkab Halmahera Selatan optimistis keberadaan investasi yang terus berkembang dapat menjadi motor penggerak pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Hs)















