Pemerintahan

Bupati Bassam Umumkan Rencana Pembangunan Perpustakaan Nasional di Halmahera Selatan, Perkuat Fondasi Literasi Daerah

32
×

Bupati Bassam Umumkan Rencana Pembangunan Perpustakaan Nasional di Halmahera Selatan, Perkuat Fondasi Literasi Daerah

Sebarkan artikel ini

HAL-SEL:SARUMANEWS.COM – Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, menyampaikan kabar menggembirakan bagi para pegiat literasi dan masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan saat ini telah menyiapkan lahan untuk pembangunan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) sebagai pusat pengembangan literasi dan pengetahuan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Bassam saat membuka kegiatan “Literasi Menyapa Desa” yang diselenggarakan oleh Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) Kabupaten Halmahera Selatan di Desa Indomut, Kecamatan Bacan, Jumat (24/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Bassam menegaskan bahwa pembangunan Perpustakaan Nasional merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah dalam memperkuat ekosistem literasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Menurutnya, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas berpikir, memperluas wawasan, serta mendorong inovasi di berbagai sektor kehidupan.

“Pemerintah daerah telah mempersiapkan lahan untuk pembangunan Perpustakaan Nasional di Halmahera Selatan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi pusat literasi yang mampu mendukung peningkatan minat baca masyarakat sekaligus menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” ujar Bassam.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk membangun budaya membaca sebagai bagian dari investasi intelektual. Ia menekankan bahwa literasi merupakan modal dasar dalam meningkatkan kapasitas individu, tanpa memandang latar belakang profesi.

Menurutnya, seorang petani yang gemar membaca akan memiliki wawasan lebih luas mengenai teknik budidaya, pemanfaatan teknologi, hingga strategi pemasaran hasil pertanian. Demikian pula seorang nelayan, melalui literasi akan memperoleh pengetahuan baru mengenai pengelolaan hasil perikanan, keselamatan pelayaran, maupun peluang pengembangan usaha yang lebih produktif.

Bahkan dalam kehidupan beragama, lanjut Bassam, budaya membaca memiliki peran yang sangat penting. Ia mencontohkan bahwa seorang Muslim yang memiliki kebiasaan membaca sebelum melaksanakan ibadah haji maupun umrah akan lebih memahami tata cara pelaksanaan ibadah, makna setiap rangkaian ritual, serta mampu menjalankannya dengan lebih baik berdasarkan ilmu yang dimiliki.

“Literasi adalah sumber pengetahuan. Semakin banyak seseorang membaca, semakin luas pula cara pandang dan pemahamannya terhadap kehidupan. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat Halmahera Selatan untuk membuka diri terhadap budaya literasi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan berharap rencana pembangunan Perpustakaan Nasional dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat budaya literasi di daerah. Keberadaan perpustakaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang baca, tetapi juga berkembang sebagai pusat pembelajaran, penelitian, inovasi, pelestarian budaya lokal, serta wadah peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mampu mendukung percepatan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (Hs)

"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *